Mobil

Tips Mobil Tetap Awet Walau Sering Nganggur

Berikut adalah sederet perawatan ringan biar mobil tetap berfungsi walau keseringan nganggur.

Cesar Uji Tawakal

Gunakan engine cleaner dibantu kuas untuk bersihkan mesin mobil [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
Gunakan engine cleaner dibantu kuas untuk bersihkan mesin mobil [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Mobimoto.com - Mobil adalah salah satu alat transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat. Namun, karena pandemi Covid-19, banyak orang yang lebih memilih untuk tinggal di rumah dan mengurangi aktivitas di luar.

Akibatnya, mobil pun menjadi jarang digunakan dan sering nganggur di garasi atau parkiran. Padahal, mobil yang tidak terawat dengan baik bisa menimbulkan masalah dan kerusakan pada beberapa komponennya.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tips mobil tetap awet walau sering nganggur. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Periksa kondisi aki secara rutin

Aki adalah salah satu komponen vital yang berfungsi untuk menyimpan energi listrik dan menghidupkan mesin mobil. Jika aki tidak terawat dengan baik, maka bisa menyebabkan mobil sulit distarter atau bahkan mati total. Untuk mencegah hal ini, Anda harus memeriksa kondisi aki secara rutin, minimal sebulan sekali.

Pastikan aki tidak kotor, berkarat, atau bocor. Jika perlu, bersihkan kutub-kutub aki dengan air hangat dan sikat gigi bekas. Selain itu, Anda juga harus menjaga tegangan aki agar tetap stabil. Caranya, Anda bisa menyalakan mesin mobil minimal 15 menit setiap minggunya atau mengisi ulang aki dengan charger khusus.

2. Ganti oli mesin secara berkala

Oli mesin adalah cairan yang berfungsi untuk melumasi dan mendinginkan mesin mobil. Jika oli mesin tidak diganti secara berkala, maka bisa menyebabkan mesin mobil menjadi kotor, lengket, dan panas. Hal ini bisa mengakibatkan penurunan performa mesin dan bahkan kerusakan fatal.

Untuk mencegah hal ini, Anda harus mengganti oli mesin secara berkala sesuai dengan anjuran pabrik atau bengkel resmi. Biasanya, oli mesin harus diganti setiap 5.000 km atau 6 bulan sekali, tergantung pada kondisi penggunaan mobil. Jangan lupa juga untuk memeriksa tingkat oli mesin secara rutin dengan menggunakan tongkat pengukur (dipstick). Pastikan tingkat oli mesin tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi.

3. Rawat ban mobil dengan baik

Ban mobil adalah komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Jika ban mobil tidak dirawat dengan baik, maka bisa menyebabkan ban menjadi kempes, bocor, pecah, atau aus. Hal ini bisa mengganggu kenyamanan dan keamanan berkendara Anda. Untuk mencegah hal ini, Anda harus merawat ban mobil dengan baik.

Caranya, Anda harus memeriksa tekanan angin ban secara rutin, minimal sebulan sekali. Pastikan tekanan angin ban sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pabrik atau bengkel resmi. Biasanya, tekanan angin ban berkisar antara 28-32 psi (pound per square inch). Selain itu, Anda juga harus memutar posisi ban secara berkala agar ban tidak aus secara sepihak. Biasanya, posisi ban harus diputar setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali.

4. Bersihkan interior dan eksterior mobil secara teratur

Interior dan eksterior mobil adalah bagian yang terlihat oleh mata dan dirasakan oleh tubuh Anda saat berkendara. Jika interior dan eksterior mobil tidak dibersihkan secara teratur, maka bisa menyebabkan mobil menjadi kotor, berdebu, bau, atau berjamur. Hal ini bisa mengurangi kenyamanan dan keindahan mobil Anda. Untuk mencegah hal ini, Anda harus membersihkan interior dan eksterior mobil secara teratur, minimal sebulan sekali.

Caranya, Anda bisa menggunakan sabun khusus mobil dan air bersih untuk mencuci seluruh bagian luar mobil. Kemudian, keringkan dengan lap bersih dan semprot dengan wax atau polish untuk memberikan kilau pada cat mobil. Untuk bagian dalam mobil, Anda bisa menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkan debu dan kotoran pada karpet, jok, dan dashboard. Kemudian, lap dengan kain basah dan semprot dengan pewangi untuk memberikan kesegaran pada ruang kabin.

5. Simpan mobil di tempat yang aman dan terlindung

Tempat penyimpanan mobil juga berpengaruh pada kondisi dan ketahanan mobil Anda. Jika mobil disimpan di tempat yang tidak aman dan tidak terlindung, maka bisa menyebabkan mobil menjadi kotor, lembab, atau bahkan rusak akibat faktor cuaca atau pencurian. Untuk mencegah hal ini, Anda harus menyimpan mobil di tempat yang aman dan terlindung.

Caranya, Anda bisa memarkir mobil di garasi atau carport yang tertutup dan terkunci. Jika tidak ada, Anda bisa menggunakan sarung mobil atau car cover untuk melindungi mobil dari debu, sinar matahari, hujan, atau salju. Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa tempat penyimpanan mobil memiliki ventilasi yang baik agar udara tidak lembab dan jamur tidak tumbuh.

Dengan melakukan tips-tips di atas, Anda bisa menjaga kondisi mobil Anda agar tetap awet walau sering nganggur. Namun, jangan lupa juga untuk tetap mengendarai mobil secara rutin agar mesin dan komponen lainnya tetap berfungsi dengan baik. Semoga bermanfaat!

Berita Terkait

Berita Terkini