Mobil

Bahaya Mengintai di Balik Keterlambatan Ganti Oli Mobil

Ini dia bahaya yang mengintai jika malas atau telat mengganti oli mobil.

Gagah Radhitya Widiaseno

Ilustrasi Mengganti Oli Mobil/pxhere.com
Ilustrasi Mengganti Oli Mobil/pxhere.com

Mobimoto.com - Oli ibaratkan darah bagi mobil. Mengalir di seluruh mesin, melumasi dan mendinginkan komponen vital.

Ketika darah tak pernah dibersihkan, tentu akan bisa menimbulkan permasalahan. Sama halnya dengan oli mesin mobil. Komponen ini wajib diganti secara berkala.

Namun tak sedikit pengemudi yang mengabaikan hal ini, tak menyadari bahaya yang mengintai di balik oli yang tak diganti.

Berikut Efek Telat Ganti Oli:

  • Mesin Loyo: Oli yang kotor dan cair tak mampu melumasi optimal, membuat mesin kehilangan tenaga dan terdengar kasar.
  • Boros Bahan Bakar: Oli yang tak optimal membuat mesin bekerja lebih keras, membakar lebih banyak bahan bakar.
  • Kerak Membandel: Kotoran dan kerak menumpuk di mesin, memperparah gesekan dan menurunkan performa.
  • Overheating: Oli tak mampu menyerap panas, mesin mudah panas dan berisiko mati mendadak.
  • Turun Mesin: Kerusakan parah akibat kerak dan gesekan, membutuhkan turun mesin untuk perbaikan.

Saran:

  • Ganti oli sesuai anjuran pabrikan, biasanya setiap 5.000 - 10.000 km.
  • Perhatikan kondisi oli, bila terlihat kotor dan cair, segera ganti.
  • Gunakan oli berkualitas sesuai spesifikasi mobil.
  • Jangan abaikan oli mobil Anda. Rawatlah agar performanya tetap prima dan terhindar dari kerusakan fatal.

Ingat: Mengganti oli lebih murah daripada merogoh kocek dalam-dalam untuk perbaikan mesin.

Berita Terkait

Berita Terkini

Mobil

Kenapa Toyota Avanza Sering Dicuri? Ini Alasannya!

Toyota Avanza, mobil keluarga yang populer di Indonesia, ternyata memiliki angka pencurian yang tinggi. Simak alasan mengapa Avanza menjadi target empuk para pencuri dan bagaimana cara mencegahnya.

Mobil

Kenapa Bugatti La Voiture Noire Sangat Mahal?

Bugatti La Voiture Noire, mobil super dengan desain elegan terinspirasi klasik, performa monster 1.500 hp, dan material terbaik, menjadikannya simbol kemewahan dan kelangkaan otomotif dengan harga fantastis Rp 282,3 miliar