Motor

Ogah Latah, Royal Enfield Belum Ingin Ikut Bikin Motor Under 250 cc

Ramainya peminat di segmen tersebut tak membuat Royal Enfield langsung gegabah.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal

Royal Enfield Classic 350 Signals Edition. (paultan.org)
Royal Enfield Classic 350 Signals Edition. (paultan.org)

Mobimoto.com - Ramainya motor kelas di bawah 250 cc membuat beberapa produsen motor gede ternama kepincut. Hal ini membuat mereka rela 'terjun' dengan menelurkan produk-produk 'versi mini'.

Di tanah air, kelas ini telah penuh sesak oleh 4 produsen motor asal Jepang, yakni Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki.

Selain itu, ada produsen motor asal Austria KTM yang juga mulai bermain di kelas motor 125-250 cc. Ditambah Harley Davidson yang berencana untuk menyasar segmen 250 cc membuat kelas ini semakin ramai 'pemain'.

Namun ternyata hal tersebut tak membuat Royal Enfield ikutan latah dengan mengikuti langkah para rivalnya.

Vimal Sumbly, Bussiness Head APAC Royal Enfield berujar bahwa mereka belum tertarik untuk menelurkan produk dengan kapasitas mesin 250 cc ke bawah.

Royal Enfield  Continental GT 650 'The 30' (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)
Royal Enfield Continental GT 650 'The 30' (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

 

Produsen motor yang berusia 118 tersebut merasa bahwa mereka ingin konsisten dan fokus pada kelas motor yang telah mereka produksi selama ini.

 "Kami ingin fokus pada motor-motor buatan kami. Kami merupakan pemimpin pasar di segmen dan kelas ini. Kami produk bagus di sini dan kami akan tetap konsisten." ujarnya saat ditemui Mobimoto.com pada acara Kustomfest 2019 yang digelar di Jogja Expo Center kemarin (5/10/2019).

Di tanah air, Royal Enfield mempunyai produk di kelas 350 cc hingga 650 cc. Motor-motor buatan mereka pun juga dijual dengan harga yang kompetitif. Mulai dari Rp 81,5 juta untuk varian termurah, Classic 350 serta Continental GT 650 special untuk varian termahal dengan harga Rp 197,7 juta.

Berita Terkait

Berita Terkini