Tips

4 Kesalahan Umum Penggunaan Lampu Hazard

Jangan menggunakan lampu hazard cuma karena latah ya, Sob.

Dinar Surya Oktarini | Praba Mustika

Ilustrasi Lampu Hazard. (yourmechanic.com)
Ilustrasi Lampu Hazard. (yourmechanic.com)

Mobimoto.com - Kendaraan bermotor khususnya mobil, sudah dilengkapi dengan fitur lampu hazard yang berfungsi sebagai tanda darurat. Namun banyak pengemudi mobil di Indonesia, salah paham soal penggunaannya Sob.

Padahal menurut UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1 menyebutkan bahwa "Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan,"

Nah, kamu harus tahu nih Sob empat kesalahan yang biasanya dilakukan pengemudi mobil ketika menyalakan lampu hazard.

1. Digunakan Saat Hujan

Berkendara Saat Hujan Tidak Perlu Menggunakan Lampu Hazard. (pexels.com/Mary Whitney)
Berkendara Saat Hujan Tidak Perlu Menggunakan Lampu Hazard. (pexels.com/Mary Whitney)

 

Sebetulnya ini malah berbahaya Sob, karena berpotensi untuk membingungkan pengemudi lain.

Baiknya kamu cukup menyalakan lampu utama saja tanpa perlu menyalakan lampu hazard.

2. Saat Ingin Lurus di Persimpangan

Tidak Perlu Menggunakan Lampu Hazard Ketika Ingin Berjalan Lurus di Persimpangan. (pexels.com/Ibrahim Boran)
Tidak Perlu Menggunakan Lampu Hazard Ketika Ingin Berjalan Lurus di Persimpangan. (pexels.com/Ibrahim Boran)

 

Nah yang satu ini juga sering dilakukan pengemudi di Indonesia saat ingin berjalan lurus di persimpangan jalan.

Padahal kamu tidak perlu menyalakan lampu isyarat apapun (termasuk lampu sein) kamu hanya perlu berhati-hati dan perhatikan kanan dan kiri jalan.

3. Menyalakan Lampu Hazard di Terowongan

Tidak Usah Menggunakan Lampu Hazard Ketika di Terowongan. (pexels.com/Eliel Frances Etruiste)
Tidak Usah Menggunakan Lampu Hazard Ketika di Terowongan. (pexels.com/Eliel Frances Etruiste)

 

Sama seperti menghidupkan lampu hazard saat hujan, menghidupkannya di dalam terowongan malah akan membingungkan pengemudi di belakang kamu Sob.

Cukup nyalakan lampu utama dan lampu senja saja karena lampu di belakang mobil sudah memberikan tanda yang cukup terang untuk pengemudi di belakang.

4. Saat Kondisi Berkabut

Lampu Hazard Tidak Perlu Digunakan Saat Kondisi Jalan Berkabut. (pexels.com/Pedro Figueras)
Lampu Hazard Tidak Perlu Digunakan Saat Kondisi Jalan Berkabut. (pexels.com/Pedro Figueras)

 

Sudah banyak mobil yang membawa lampu fog alias lampu kabut yang fungsinya memang digunakan saat melewati kondisi berkabut.

Nah, sebagai pengemudi yang baik coba deh hindari menyalakan lampu hazard saat berada di kondisi-kondisi seperti di atas Sob.

Berita Terkait

Berita Terkini