Tips

Mesin Motor Berasap? Kenali Masalahnya

Mesin motor berasap menandai ada masalah di sistem pembakarannya.

Dany Garjito | Cesar Uji Tawakal

Ilustrasi motor berasap. (autoexpose.org)
Ilustrasi motor berasap. (autoexpose.org)

Mobimoto.com - Berbeda dengan sepeda motor 2 tak yang selalu mengeluarkan asap. Motor 4 tak tidak seharusnya mengeluarkan asap. Apalagi pada motor injeksi.

Ketatnya regulasi mengenai polusi udara membuat para pabrikan motor mendesain produk sehingga tidak menghasilkan gas buang yang mencemari lingkungan. Sehingga jika tetap kelauar asap, bisa jadi ada suatu masalah dengan mesin motor tersebut.

Pada dasarnya, jika dilihat dari warna asap motor maka tiap warna yang keluar berarti disebabkan masalah tertentu. Apa saja itu?

Ilustrasi motor berasap. (suzuki.co.id)
Ilustrasi motor berasap. (suzuki.co.id)

 

1. Warna Hitam

Jika knalpot mengeluarkan asap berwarna hitam maka bisa dipastikan terjadi di masalah proses pembakaran.

Asap berwarna hitam menandai kurangnya asupan udara pada saat pembakaran, sehingga bahan bakar terbakar kurang sempurna. Masalah ini bisa diatasi dengan menyetel ECU/CDI motor.

2. Warna Putih

Namun jika asap putih yang keluar dari motor, itu pertanda adanya oli yang merembes masuk ke dalam ruang pembakaran. Masuknya oli ke ruang pembakaran itu menandakan ada beberapa perangkat yang aus.

Perangkat tersebut bisa jadi salah satu di antara ring piston, piston, 'seal' klep, atau klep bocor. Bahkan bisa jadi kombinasi dari semuanya. Jika masalah ini tidak segera diatasi maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal bagi mesin.

Untuk mencegah munculnya asap putih pada knalpot, hendaknya para pemilik motor rajin setidaknya mengganti oli 2000 km sekali agar komponen mesin tidak mengalami gesekan berlebihan dan menjadi aus.

Berita Terkait

Berita Terkini