Mobil

SNI Pelumas Disebut Bakal Membebani Masyarakat, Kenapa?

Pelumas disyaratkan wajib lulus SNI supaya bisa diperdagangkan di seluruh Indonesia.

Angga Roni Priambodo

Ilustrasi oli. (YouTube/Jaret Campisi)
Ilustrasi oli. (YouTube/Jaret Campisi)

Mobimoto.com - Perhimpunan Distributor, Importir, dan Produsen Pelumas Indonesia (PERDIPPI) menyatakan, soal adanya Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk-produk pelumas yang beredar di Tanah Air , sejatinya tidak perlu dilakukan. Pasalnya, malah bakal membebani masyarakat.

PERDIPPI menilai bahwa pemberlakuan SNI Wajib Pelumas terhadap berbagai macam pelumas kendaraan ini adalah pekerjaan yang sebenarnya tidak diperlukan. Sebab, sejatinya standarisasi pelumas telah dilakukan dalam proses uji untuk mendapatkan Nomor Pelumas Terdaftar (NPT).

Terlebih, pada ketentuan SNI Pelumas terdapat komponen uji unjuk kerja yang biayanya sangat mahal.

"Kalau dipaksakan akan menjadi beban dan tidak terjangkau bagi perusahaan pelumas. Pada akhirnya beban tadi akan disalurkan juga kepada konsumen, dan dampaknya akan memberatkan perekonomian nasional," ungkap Paul Toar, Ketua Dewan Penasehat PERDIPPI, di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Berita Terkait

Berita Terkini