Motor

Motor Mogok karena Hilang Kompresi, Begini Gejala dan Biang Keladinya

Penanganan motor tersebut tak bisa dilakukan sembarangan.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal

Ilustrasi Motor Mogok. (YouTube)
Ilustrasi Motor Mogok. (YouTube)

Mobimoto.com - Tak ada yang sempurna, setiap sepeda motor yang beredar di jalanan tentu mempunyai peluang untuk mengalami mogok.

Namun salah satu penyebab motor mogok yang cukup populer khusunya pada motor tua adalah hilang kompresi.

Berbeda dari gejala motor mogok yang lain, pada motor yang hilang kompresi, terdapat sebuah gejala di mana mesin tiba-tiba mati secara mendadak. Selain itu, gejala yang lain adalah elektrik/double starter tidak dapat membuat motor menyala.

Tak berhenti di situ, pada motor yang hilang kompresi, saat pengendara motor tersebut menggunakan kick starter, maka akan terasa sangat ringan, tidak seperti pada motor normal di mana kick starter akan sedikit memberikan 'perlawanan' saat tuas tersebut digunakan.

Terkait hal tersebut, Mobimoto.com sempat bertanya pada seorang mekanik asal Solo, Pak Ping.

Servis motor mogok. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)
Servis motor mogok. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

 

Mekanik tua yang 'bermarkas' di kecamatan Laweyan, Solo ini berujar bahwa penyebab dari motor hilang kompresi bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya yakni piston dan liner yang tidak rapat.

"Kalau tidak rapat, nanti ada oli yang masuk ruang pembakaran, otomatis mesin ngebul. Tapi kalau tidak ada asap putih berlebihan, biasanya kendala ada pada klep motor." ujarnya Senin lalu (16/11/2019).

"Bagian tersebut bisa diakali dengan mengatur kerapatan klep. Pada beberapa motor, bagian klep tersebut terlalu rapat dan akhirnya memuai. Setelah memuai, terjadi kerenggangan di dapur pacu sehingga udara dan bensin gagal dimampatkan dan alias gagal kompresi." ujarnya.

Jika mengakali klep tidak bekerja, maka harus diperiksa lebih lanjut apa yang menjadi penyebab dari hilangnya kompresi pada mesin.

"Mungkin saja klep udah bengkok, atau mungkin klepnya perlu di skur. Yang jelas mesin harus dibongkar untuk mencari sumber 'penyakitnya'." pungkas mekanik yang akrap disapa Mas Kempling tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini