Motor

5 Fakta Unik tentang Oli Motor yang Wajib Diketahui Pengendara

Berikut adalah lima hal yang perlu Anda tahu tentang oli motor.

Cesar Uji Tawakal

Mekanik saat mengganti oli motor. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)
Mekanik saat mengganti oli motor. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)

Mobimoto.com - Oli motor adalah salah satu komponen penting yang berfungsi untuk melumasi mesin, mencegah gesekan, dan menjaga suhu mesin tetap optimal. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa fakta unik tentang oli motor yang mungkin belum Anda ketahui? Berikut ini lima fakta unik tentang oli motor yang wajib diketahui oleh para pengguna motor.

1. Oli motor memiliki masa pakai yang terbatas. Meskipun Anda jarang menggunakan motor, oli motor tetap perlu diganti secara berkala. Hal ini karena oli motor bisa mengalami oksidasi dan degradasi akibat paparan udara, panas, dan kotoran. Jika tidak diganti, oli motor bisa menurunkan performa mesin dan bahkan menyebabkan kerusakan.

2. Oli motor memiliki viskositas yang berbeda-beda. Viskositas adalah ukuran ketebalan atau kekentalan oli motor. Oli motor dengan viskositas tinggi lebih kental dan lebih tahan terhadap panas, tetapi lebih sulit mengalir di suhu dingin. Sebaliknya, oli motor dengan viskositas rendah lebih encer dan lebih mudah mengalir di suhu dingin, tetapi lebih cepat menipis di suhu panas. Anda harus memilih viskositas oli motor sesuai dengan spesifikasi mesin dan kondisi cuaca.

3. Oli motor memiliki jenis yang berbeda-beda. Ada tiga jenis oli motor yang umum digunakan, yaitu mineral, semi sintetis, dan sintetis. Oli motor mineral adalah oli motor yang berasal dari minyak bumi mentah yang diproses secara sederhana. Oli motor semi sintetis adalah oli motor yang merupakan campuran antara oli mineral dan oli sintetis. Oli motor sintetis adalah oli motor yang dibuat dari bahan kimia sintetis yang memiliki kualitas lebih tinggi. Oli motor sintetis biasanya lebih mahal, tetapi memiliki performa lebih baik dan masa pakai lebih lama.

4. Oli motor memiliki warna yang berbeda-beda. Warna oli motor bisa memberikan informasi tentang kondisi mesin dan kualitas oli motor itu sendiri. Oli motor baru biasanya berwarna kuning keemasan atau cokelat muda. Oli motor yang sudah digunakan bisa berubah warna menjadi cokelat gelap atau hitam. Hal ini menunjukkan bahwa oli motor sudah terkontaminasi oleh kotoran, karbon, atau logam dari mesin. Jika warna oli motor sudah terlalu gelap, maka sebaiknya segera diganti.

5. Oli motor memiliki fungsi lain selain melumasi mesin. Selain melumasi mesin, oli motor juga berfungsi sebagai pendingin, pembersih, dan pelindung mesin. Oli motor membantu mendinginkan mesin dengan membawa panas dari bagian-bagian mesin yang bersuhu tinggi ke bagian-bagian mesin yang bersuhu rendah. Oli motor juga membantu membersihkan mesin dengan mengangkut kotoran, karbon, atau logam dari dalam mesin ke filter oli atau saluran pembuangan. Oli motor juga membantu melindungi mesin dengan membentuk lapisan tipis di permukaan bagian-bagian mesin yang bergesekan, sehingga mengurangi gesekan dan aus.

Berita Terkait

Berita Terkini

Motor

Knalpot Racing, Benarkah Bikin Boros Bensin?

Ingin tahu fakta di balik mitos knalpot racing bikin boros bensin? Temukan penjelasan lengkapnya di sini, termasuk faktor yang memengaruhi konsumsi BBM dan hasil penelitiannya.