Tips

Kenali Tanda Bekas Tabrakan Pada Mobil Bekas, Biar Nggak Salah Beli

Dibutuhkan kejelian untuk mendeteksi mobkas atau mobil bekas agar tak mendapatkan produk eks tabrakan.

Angga Roni Priambodo

Tempat Parkir di Depan Ruko yang Dipakai Boni dan Pedagang Lain, Untuk Memajang Mobil Bekas di Setiap Hari Minggu. (mobimoto.com/Praba Mustika)
Tempat Parkir di Depan Ruko yang Dipakai Boni dan Pedagang Lain, Untuk Memajang Mobil Bekas di Setiap Hari Minggu. (mobimoto.com/Praba Mustika)

Mobimoto.com - Mobkas atau mobil bekas memiliki pasar tersendiri dengan banyak peminat. Bagaimana pun, mengganti tunggangan juga menjadi bagian dari kehidupan otomotif. Hanya, sektor ini membutuhkan ketelitian. Khususnya bagi para konsumen. Sehingga terhindar dari rasa kecewa di kemudian hari.

Saat hendak membeli mobkas, biasanya muncul rasa khawatir akan mobil yang diminati. Khususnya ika mobil incaran ternyata bekas tabrakan.

Pekerja mengecek mobil yang dijual di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Jumat (17/5/2019). Manajer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menyatakan penjualan mobil bekas menjelang mudik Lebaran 1440 H meningkat 20 persen dibanding hari biasa pada bulan sebelumnya [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan].
Pekerja mengecek mobil yang dijual di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Jakarta. Sebagai ilustrasi  [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan].

Pedagang nakal biasanya melakukan trik dengan memberi harga murah. Namun untuk menghindarkan kesalahan alias tidak tertipu, ada beberapa car bisa dilakukan agar tidak terjebak membeli mobkas tabrakan.

Mengutip laman mobil88, ada beberapa cara untuk menghindarinya. Berikut ini adalah cara yang bisa digunakan sebagai identifikasi:

  1. Pertama, cek sejarah kendaraan. Setiap kasus kecelakaan atau tabrakan pasti akan terdata, sehingga kondisi mobil bekas tabrakan bisa diketahui.
  2. Kedua, lakukan pengecekan terhadap mobil secara teliti. Memeriksa kondisi mobil bekas tabrakan memang sulit. Namun harus dilakukan agar konsumen tidak menyesal.
  3. Selanjutnya cek bagian belakang mobil. Pada mobil bekas tabrakan yang sudah diperbaiki, tanda bekas tabrak di bagian belakang tidak akan bisa hilang secara total.
  4. Saat memperhatikan cat panel bodi, lihat dari dekat, karena pengecekan ini membutuhkan ketelitian tingkat tinggi. Contohnya, bagian tutup tangki dengan bagian dekat lampu belakang, pada mobil bekas tabrakan akan tampak perbedaannya.
  5. Cek kondisi cat pada permukaan bodi secara teliti. Lakukan pengecekan dari jarak dekat. Perhatikan kualitas catnya, jika terdapat perbedaan warna dan tekstur pada panel bodi, maka hal itu indikasi kuat bahwa mobil itu bekas tabrakan.
  6. Pegang permukaan panel bodi mobil dengan tangan. Cat yang asli akan terasa halus dan lembut saat disentuh. Sebaliknya, cat pada panel bodi mobil bekas tabrakan yang dicat ulang akan terasa kasar.
  7. Periksa juga bagian kap mesin, perhatikan engsel pada kap mesin ini. Cek kondisi baut-bautnya. Jika terdapat goresan pada baut, maka hal itu adalah indikasi bahwa beberapa bagian yang diganti atau disesuaikan, yang posisinya sudah berubah dibandingkan kondisi normal.
  8. Jangan anggap remeh jika terdapat karat kecil pada beberapa bagian mobil. Hal itu menunjukkan bahwa mobil adalah bekas tabrakan.
  9. Terakhir untuk mengetahui mobil bekas tabrakan atau tidak, cek juga apakah mobil itu bekas banjir atau tidak. Mobil bekas banjir berpotensi menimbulkan berbagai masalah, misalnya gangguan pada instalasi kelistrikan, munculnya jamur dan beragam problem lainnya.

Berita Terkait

Berita Terkini