Tips

Kadang Bikin Bingung, Ini Penjelasan Simpel Mengenai Kode Pada Kemasan Oli

Apa saja arti di balik huruf dan angka acak tersebut?

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal

Mesin motor Triumph yang akan mengaspal di ajang balap Moto2. (Zigwheels.com)
Mesin motor Triumph yang akan mengaspal di ajang balap Moto2. (Zigwheels.com)

Mobimoto.com - Pernahkah anda memperhatikan botol bungkus minyak pelumas (oli)? Jika anda perhatikan terdapat beberapa susunan huruf dan angka yang terkesan acak pada kemasannya.

Namun rupanya ada makna khusus di balik beberapa huruf dan angka  tersebut. Kebanyakan dari kode tersebut merupakan indikator kekentalan dan juga mutu oli.

Indikator ini berguna untuk menentukan oli mana yang cocok dengan kendaraan. Dan berikut penjelasan simpelnya.

Volume dan Rekomendasi Oli. (pexels)
Volume dan Rekomendasi Oli. (pexels)

 

1. SAE

SAE merupakan kepanjangan Society Automotive Engineering. SAE merupakan kode dari tingkat kekentalan oli.

Semakin besar angka, semakin kental oli.

2. JASO

JASO adalah kepanjangan dari Japanese Automotive Standart Association.

Ada dua kode terkait JASO, yakni MA dan MB. MA menandakan untuk kopling basah, sementara MB untuk kopling kering.

3. API

API merupakan singkatan dari American Petroleum Institute. Standar ini biasa dipakai di Amerika dan Eropa.

Pada kode API, terdapat huruf S dan C. S untuk mesin bensin sementara C untuk mesin diesel.

Selain itu ada huruf imbuhan setelah abjad S/C. Semakin 'besar' huruf, semakin baik kualitasnya. Misalkan, oli API SL lebih baik daripada oli API SJ.

Berita Terkait

Berita Terkini