Events

Dinas Pariwisata DIY: Event Otomotif Bawa Imbas Positif Bagi Masyarakat

Selain sisi hiburan, event-event ini membawa efek positif bagi ekonomi masyrakat.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal

Konferensi pers JVWF 2019. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)
Konferensi pers JVWF 2019. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)

Mobimoto.com - Pemprov DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) mengatakan bahwa banyaknya event otomotif yang digelar di Yogya membawa imbas positif bagi perekonomian masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Marlina Handayani, selaku perwakilan dari Dinas Pariwisata DIY saat konferensi pers event Jogja Volkswagen Festival 2019 yang diglera di Hotel Alana, Sleman, kemarin  (6/11/2019).

"Kami mengapresiasi terhadap event-event otomotif yang meramaikan pariwisata DIY." ujarnya.

"Event seperti ini harus dimaksimalkan untuk mendongkrak length of stay para wisatawan di Jogja." imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa banyaknya event seperti ini membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Konferensi pers JVWF 2019. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)
Mobil lucky draw JVWF 2019. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)

 

Apalagi akhir pekan ini, bakal ada event otomotif Jogja Volkswagen Festival yang bakal digelar dari tanggal 9 hingga 10 November di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Event ini dihadiri dari berbagai penjuru, termasuk dari luar negeri seperti Malaysia, Australia, Amerika Serikat dan masih banyak lagi.

Menurut penyelenggara event, koordinasi dengan pemerintah juga mutlak diperlukan untuk memudahkan jalannya acara, seperti keluar-masuknya kendaraan dari luar negeri yang akan dipamerkan di event tersebut.

Mobil yang dijadikan hadiah lucky draw JVWF 2019. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)
Mobil yang dijadikan hadiah lucky draw JVWF 2019. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)

 

Selain itu, sebelumnya ada juga sederet event serupa, seperti Kustomfest dan Indonesia Scooter festival.

"Potensi wisata di Kota Jogja sangat beragam, tetapi untuk merealisasikan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara diperlukan pancingan dengan daya tarik lebih, seperti event JVWF ini." ungkap Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo.

Berita Terkait

Berita Terkini