Motor

Kisah Polisi di Jogja Bayari Denda Tilang Pelanggar, Alasannya Bikin Mewek

Polisi yang menilang berinisiatif membayar denda tilangnya.

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika

Polisi di Jogja Tilang Pemotor Lansia. (Twitter/ranggavega)
Polisi di Jogja Tilang Pemotor Lansia. (Twitter/ranggavega)

Mobimoto.com - Seorang polisi di Jogja mendapati pengendara motor yang pajak motornya sudah habis, sehingga dilakukanlah penilangan. Namun karena beberapa alasan, sang polisi malah membayari denda tilangnya.

Hal ini diketahui dari cuitan warganet @ranggavega di jejaring Twitter.

Ia, yang saat itu sedang berada di pos polisi menunggu surat tilang, melihat peristiwa yang cukup menyentuh.

"Saya baru ngalami peristiwa pahit ditilang pak polisi. Tapi peristiwa ini juga membuka mataku kalau masih banyak polisi baik di negara ini," katanya membuka utasan.

"Si mbah ini ditilang karena pajak motornya mati cukup lama. Terlihat jelas dari pelatnya. Mbah ini ndredeg (gemetar) saat masuk pos polisi, sandal dilepas, sopan,"

Polisi di Jogja Tilang Pemotor Lansia. (Twitter/ranggavega)
Polisi di Jogja Tilang Pemotor Lansia. (Twitter/ranggavega)

Pemotor lanjut usia yang pajak motornya sudah habis itu pun terlihat pasrah dan mengaku tidak mengerti harus melakukan apa.

"Pas ditilang pak polisi untuk pasal yang dilanggar, si mbah hanya bilang 'Saya ikut saja, pak. Saya tidak paham' Pak polisi menjelaskan si mbah harus bayar ke BRI, si mbah mulai nangis. Aku melihat pak polisi jug anggak tega," cuit @ranggavega.

Dengan cukup hati-hati, polisi tersebut menjelaskan kalau ia hanya menjalankan tugasnya, dan tetap mencoba membantu pemotor lansia itu.

Polisi di Jogja Tilang Pemotor Lansia. (Twitter/ranggavega)
Polisi di Jogja Tilang Pemotor Lansia. (Twitter/ranggavega)

 

"'Saya menjalankan tugas ya, mbah. Anda bawa uang tidak?' si mbah buka dompet, kosong dan menyerahkan KTP,"

Melihat hal tersebut, pak polisi pun kemudian bilang akan membayari denda tilang si pemotor lansia tersebut.

"'Saya yang tilang, Saya yang bayar' Saya nggak tega, Saya bilang mau urun, sekalian yang bayarkan di bank," jelas @ranggavega.

Dari kejadian tersebut, @ranggavega mengaku mendapat pelajaran berharga "...Pak polisi benar-benar membuka mataku, bahwa masih banyak polisi kita yang sopan, berempati dan baik. Saya ikut senang,"

Sementara itu di kolom komentar, warganet pun seolah turut senang melihat kejadian tersebut.

"Soal polisi baik, bapakku pas umur 70an tahun masih nyetir, dihentikan polisi, Aku lupa soal apa. Dicek SIM-nya, lihat umurnya dan mereka (polisi) mengingatkan supaya hati-hati di jalan, besok-besok, anaknya saja yang nyetir. Dan itu diucapkan dengan sangat sopan," kata @endangwiganti.

Berita Terkait

Berita Terkini