Events

F1: Masih Tampil Jeblok 2018, McLaren Tetap Tidak Menyesal Ceraikan Honda

CEO McLaren tetap pede akhiri kerjasama dengan Honda selaku penyuplai mesin.

Rendy Adrikni Sadikin | Cesar Uji Tawakal

Mobil pembalap McLaren, Fernando Alonso saat diseruduk Nico Hulkenberg. (Twitter/@F1)
Mobil pembalap McLaren, Fernando Alonso saat diseruduk Nico Hulkenberg. (Twitter/@F1)

Mobimoto.com - CEO McLaren Racing, Zak Brown mengaku tetap pede dengan timnya setelah keputusan pemutusan hubungan kerjasama dengan Honda selaku penyedia mesin. Brown menuding itu adalah keputusan tepat yang harus diambil sebagai langkah jangka panjang.

McLaren mengakhiri kesepakatan kerja sama dengan Honda pada akhir musim 2017 setelah tim ini menjalani tiga musim yang berat. Berpindah menjadi 'pelanggan' Renault, prestasi McLaren sedikit membaik walaupun tidak signifikan.

Naik posisi dari kesembilan menjadi kelima pada klasemen konstruktor, McLaren tetap masih harus berbenah lantaran pembalap mereka tak mampu finis lebih baik dari urutan kelima.

Fernando Alonso (autoweek.com)
Fernando Alonso (autoweek.com)

 

Sementara Honda yang menjadi penyuplai mesin tim Toro Rosso tahun 2018 mengalami peningkatan performa, membuat mereka dilirik oleh tim unggulan Red Bull dan bekerja sama 2019.

Kendati demikian, McLaren tetap senang bekerja sama dengan produsen mobil asal Perancis itu.

''Kami senang dengan Renault. Tantangan musim ini bukanlah mengenai tenaga mesin yang mana itu adalah masalah kami dulu.'' ungkap sang bos Zak Brown, dikutip dair Crash (28/12).

''Untuk membuat mobil balap yang lebih baik adalah sebuah tantangan bagi kami kedepannya.'' ujar Brown.

Kehilangan pembalap sekaliber Fernando Alonso musim depan, mampukah McLaren memberikan perlawanan berarti terhadap tim unggulan sekelas Mercedes, Ferrari dan Red Bull? Tunggu tanggal mainnya.

Berita Terkait

Berita Terkini